7 Jenis Penyakit Kurap Yang Perlu Diketahui

- Sunday, March 29, 2015
7 Jenis Penyakit Kurap Yang Perlu Diketahui - Penyakit kurap (ringworm/tinea) adalah jenis infeksi jamur yang disebabkan oleh beberapa jamur berbeda dan biasanya dikelompokkan berdasarkan lokasinya pada tubuh. Penyakit ini disebabkan oleh berbagai jenis jamur.

Jenis-jenis Kurap

1.Athlete,s Foot

Disebut juga kurap kaki, merupakan infeksi jamur yang biasanya muncul pada cuaca panas/hangat. Biasanya disebabkan oleh trichophyton atau epidermophyton, yaitu jamur yang bisa tumbuh di daerah lembap dan hangat, diantara jari-jari kaki.

Jamur bisa menyebabkan terbentuknya sisik-sisik sangat halus tanpa gejala lainnya atau sisik-sisik disertai ruam yang terasa gatal, kasar, dan menimbulkan nyeri di sela-sela jari kaki dan tepian kaki. Juga bisa berbentuk lepuhan yang berisi cairan. Jamur bisa menyebabkan kaki menjadi retak-retak sehingga terjadi infeksi bakteri, terutama pada penderita usia lanjut dan penderita gangguan aliran darah ke kaki.

2.Kadas/Kurap di Selangkangan

Di sebut juga jick itch dan bisa disebabkan oleh sejumlah jamur. Lebih sering ditemukan pada pria dan lebih sering terjadi pada cuaca hangat. Infeksi menyebabkan kemerahan berbentuk seperti cincin, kadang disertai lepuhan kecil di kulit sekitar selangkangan dan kulit paha atas bagian dalam. Bisa menimbulkan gatal-gatal dan bahkan nyeri. Meskipun telah diobati sering terjadi infeksi ulangan.

3.Kadas/Kurap di kulit Kepala

Penyebabnya adalah Tricophynton atau Microsporum. Penyakit ini sangat menular, terutama pada anak-anak. Bisa menyebabkan terbentuknya ruam merah bersisik yang kadang terasa gatal atau menyebabkan kerontokan rambut yang meninggalkan bercak pitak tanpa disertai ruam.

 4.Kadas/Kurap di Kuku

Penyakit kurap kuku (tinea unguium, onychomycosis) adalah infeksi kuku paling sering yang disebabkan oleh Tricophyton. Jamur bisa masuk ke dalam kuku, menghasilkan penebalan, tak bercahaya, dan kuku berubah bentuk. Infeksi lebih cukup sering terjadi pada kuku kaki dibandingkan kuku jari. Kuku kaki yang terinfeksi bisa terlepas dari tempat tidur kuku, remuk, atau berserpihan.

5.Kadas/kurap pada badan

Penyebabnya adalah Tricophyton. Infeksi biasanya menyebabkan ruam berwarna pink sampai merah yang kadang membentuk bercak bundar dan tengahnya jernih. Kadas/kurap badan bisa ditemukan disetiap kulit tubuh.

6.Kadas/kurap pada jenggot

Jarang terjadi. Sebagian besar infeksi yang menyerang janggut disebabkan oleh bakteri, bukan jamur.

7.Jock Itch (tinea cruris)

Jock Itch (tinea cruris) lebih umum pada pria dibandingkan wanita dan terjadi lebih sering di udara hangat. Infeksi tersebut mulai pada lipatan kulit pada daerah kelamin dan bisa menyebar menuju paha dalam bagian atas. Biasanya skrotum tidak termasuk (tidak seperti infeksi jamur). Ruam memiliki sisik, pinggiran merah jambu. Jock itch bisa sangat gatal dan kemungkinan terasa sangat sakit. Orang yang rentan bisa mengalami infeksi berulang. Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala-gejala yang ditemukan.

Pengobatan :

Jenis Obat Jamur Topikal:
  • Amorolfin
  • Butenafine
  • Ciclopirox
  • Clotrimazole
  • Econazole
  • Haloprogin
  • Ketokonazole
  • Miconazole
  • Naftifine
  • Nystatin (hanya Candida)
  • Oxiconazole
  • Selenium sulfide (shampo untuk panu)

Pencegahan:

Sulit untuk mencegah kurap. Jamur penyebab kurap sangat umum dan menular bahkan sebelum gejala muncul. Namun, Anda dapat membantu mengurangi risiko penyakit kurap dengan mengambil langklah-langkah berikut ini.
  1. Didiklah diri Anda sendiri dan orang lain. Sadar akan resiko terinfeksi kurap dari orang atau binatang peliharaan. Beritahu Anak-anak Anda tentang kurap, apa yang harus diperhatikan, dan bagaimana untuk menghindari infeksi.
  2. Tetaplah jaga kebersihan. Cuci tangan Anda untuk menghindari penyebaran infeksi.
  3. Tetap sejuk dan kering. Jangan memakai pakaian tebal untuk jangka waktu yang lama dalam keadaan hangat dan lembap. Hindari keringat berlebihan.
  4. Hindari hewan yang terinfeksi. Infeksi sering terlihat seperti sepotong kulit dimana bulu yang hilang. Dalam beberapa kasus, meskipun Anda mungkin tidak akan melihat adanya tanda-tanda penyakit. Tanyakan kepada dokter hewan untuk memeriksa hewan peliharaan dan hewan peliharaan untuk kurap.
  5. Jangan berbagi barang pribadi. Jangan biarkan orang lain menggunakan pakaian, handuk, sisir atau barang pribadi lainnya. Tahan diri dari meminjam barang-barang dari orang lain.